Hukum penyembelihan hewan Qurban dan pembagiannya
Hukum penyembelihan hewan Qurban dan pembagiannyaDeskripsi Soal
Di suatu sore Kang Tono dan Kang Udin sedang ngopi sambil ngobrol ngalor-ngidul ngetan-ngulon. Tiba-tiba Kang Tono bertanya: “Din, gimana kemarin lebaran haji? Dapat daging banyak?” Kang Udin menjawab: “ditempat saya lebaran haji penyembelihan qurban dilaksanakan di halaman masjid Alhamdulillah saya dapat lumayan banyak… Tapi ada salah satu kambing yang pas sudah disembelih masih jalan sebentar lalu ambruk. Setelah dicek ternyata masih ada satu saluran entah saluran napas atau saluran makan yang belum putus. Tapi panitia tetap mengurus dan membagikannya.” Kang Tono menyahut lagi: “Kalau di tempatku malah ada orang kurban tapi 70% dagingnya diminta untuk dirinya sendiri, sisanya baru dibagikan. Gimana hukumnya itu?”.
Pertanyaan
- Bagaimana hukum sembelihan yang belum putus salah satu saluran (napas atau makan)?
- Bagaimana hukum orang berkurban tetapi meminta daging kurbannya sendiri sampai 70%?
- Bagaimana hukum penyembelihan hewan qurban di halaman masjid yang belum jelas statusnya?
Jawaban Sementara :
Boleh denegan catatan
1 Tidak mempersempit area mushollin
2 Tidak mengganggu mushollin
3. tidak mengotori dan menajiskan masjid dan serambinya
4. tidak dilakukan terus menerus
5 tidak menggnakan fasilitas yang diperutukan untuk fasilitas masjid.